@Dimas_Aditya_

Tempat dimana kamu menjadi tulisanku

1 note &

Karena Perahu ialah Rindu

bahkan sebuah perahu takkan hanya berdiam diri di tengah laut, adakalanya ia akan berlabuh di pelabuhan pilihannya.

selaiknya Rindu, ia takkan lama-lama terombang-ambing di tengah jarak yang melintang, pasti juga akan menepi. takkan lama-lama, tapi entah kapan, dan sampai kapan.

tapi ingatlah, karena sebuah perahu adalah perahu. ia juga takkan berlama-lama di dermaga, ia akan pergi lagi. dan tak tau kapan akan kembali lagi. 

jika tak kembali, mungkin saja karam. 

| REBLOG

1 note &

Sekedar corat-coret tanpa arah dan tujuan.

"ih, kenapa sih gue miskin banget, dia tajir banget”

"ya Allah, dia cantik/ganteng banget, pasti yang suka banyak :’)"

"anjir, pinter banget"

"duh, kenapa gue gak pinter pinter ya, padahal udah usaha semaksimal mungkin"

"rajin banget njirr"

"enak ya, keluarganya mapan mapan. pasti hidupnya enak"

"udah suaranya bagus, bisa gambar, bisa main musik, tajir, cantik/ganteng pulaa, pengen deh :’("

dan masih banyak lagi kalimat yang belum sempet gue tulis.

uhm, oke.

kadang suka mikir, kenapa sih Tuhan menciptakan (beberapa) manusia, yang kalo kita lihat tuh amat sangat super sempurna. kaya ga ada kurang-kurangnya. but on the other hand, kadang kita melihat dan ngerasa, kalo ada diantara kita dan juga kita, itu ngerasa "kurang", nha ini. jujur, gue kalo liat orang yang “lebih" tuh suka ngerasa pengen ngerasain atau memiliki. tapi alhamdulillah, gak sampe merengek-rengek minta dibeliin mama-papa atau berambisi abis-abisan gitu sih. ya cuma kaya "duh pengen".

tapi yang jadi pertanyaan, kenapa sih Tuhan menciptakan manusia beberapa sangat berlebihan dan ada yang sangat kekurangan? kenapa sih gak diciptain semuanya tuh seimbang/pas” aja?  

dan gue masih belom dapet jawaban yang pasti, sampe sekarang. tapi mungkin, Tuhan emang sengaja menciptakan kita secara tidak seimbang. agar kita sendirilah yang menyeimbangkannya. gak cuma buat “materi” tapi juga buat pemikiran. 

dan gue percaya, “keseimbangan” itu akan ada waktunya.

tapi entah kapan..

toh, Tuhan menciptakan manusia, sesuai kadarnya.

| REBLOG

1 note &

Menghilang.

Sengaja lenyap dari keberadaan.

Mengumpat dibalik tubuh Tuhan.

Aku merunduk di balik ramai.

Menutupi diri dari semua perilaku makhluk berparadigma sama.

Untuk mencari dogma yang menghilang.

Untuk menelaah tujuan yang samar jalannya.

Sampai nanti, pada waktunya.

Aku akan benar benar menghilang.

| REBLOG

1 note &

Awal.

Malam ini penuh asap rokok, penuh kartu yang terbanting-banting terpelanting, atau botol-botol yang butuh air lagi.

malam tentang cerita, kisah dari seluruh kisah untuk perkenalan.
untuk awal keakraban, dan selanjutnya. sampai akhir, di daftar pustaka.

| REBLOG

2 notes &

Semangat!

"mungkin emang belum jalannya, tetep semangat!"

"Tenang, Allah bakalan ngasih lebih dari itu kok :)"

"Alhamdulillah gue keterima, tetep semangat ya!"

"Banyak jalan menuju roma, tapi misal roma bukan tujuan lo, pasti nanti dikasih destinasi yang lebih baik dari roma"

"jangan putus asa, tetep semangat!"

beberapa kata di atas, belum semua, tapi cukup menenangkan hati.sehubung sampai sekarang, saya belum dapat sama sekali Universitas,
kalo kata orang-orang bijak di luar sana, mungkin Allah masih ingin menguji kesabaran saya, masih ingin menguji bagaimana saya menghadapi kegagalan yang turun secara beruntun, ingin menguji seberapa saya menyesal atas apa yang selama ini saya usahakan. mungkin masih banyak, banyak sekali yang kurang. tapi tak apa, selama saya masih percaya adanya Tuhan, itu berarti saya juga yakin Tuhan akan memberikan suatu hal yang terbaik untuk saya.
btw, selamat teman teman yang diterima di Perguruan Tinggi yang diinginkan, terutama untuk temen-temen SMAN 89 Jakarta Timur angkatan 26 yang tahun ini banyak sekali menyiarkan berita bahagia. dan untuk yang belum dapat perguruan tinggi (termasuk saya, hehe) tetaplah semangat, jangan putus asa. banyak hal di dunia ini yang mungkin belum kamu tau dan meminta untuk kamu tau.

| REBLOG

0 notes &

Beberapa Waktu

beberapa waktu, kubiarkan kertas putih dalam buku itu merindu

pada tiap tetes tinta hitam yang menjadi noda pemanja mata 

pada jemari yang menari-nari 

membentuk huruf, menyusun kata di atasnya 

beberapa waktu, kubiarkan Handphoneku tak bernyawa 

agar ruangku tak lagi bising oleh dering panggilan yang semu 

pun terbiasa, oleh hening yang menenangkan diri 

selaiknya langgar di kota mati 

beberapa waktu, kubiarkan hati ini tak terisi 

oleh hal-hal klasik seperti cinta, berikut sakit 

supaya mengerti, apa arti dan makna ‘sendiri’ 

agar yang utuh, tak patah lagi.

Filed under puisi

| REBLOG

1 note &

aku percaya kepada suatu waktu yang bernama kelak itu, kita akan bertemu di suatu tempat yang tak kamu tahu ada aku. dan percayalah, saat itu Tuhan memang menakdirkan kita untuk saling tersenyum satu sama lain.
| REBLOG

1 note &

Puisi-puisiku yang telah kulepas, rasanya kembali menepi di perkarangan semesta-ku. namun sayang, ketiadaan sapamu membekukan semangatku, membelenggu kata-kata yang mendambakan rima.
| REBLOG

2 notes &

bersyukur, kamu gak sendirian, ada Allah dan malaikat yang selalu menemani kamu

….

ya, terima kasih. tapi aku mahluk sosial, bukan makhluk astral :)

| REBLOG

0 notes &

Aku pertanyaan yang perlu kamu jawab? Ataukah jawaban yang sama sekali tak kamu mau tau?
| REBLOG